BUKAN PROFESI, CUMA SEKEDAR HOBI

Bikin Hiasan Dinding Dari Piring Yuukk……

Anda punya piring yang unik, antik, bahkan kuno & langka ??
Atau mungkin anda kolektor ??
Piring yang unik, antik,  ataupun piring yang kuno & langka akan lebih bagus kalau dipajang sebagai hiasan dinding. Nilai seninya bisa kita nikmati jika kita pajang sebagai hiasan daripada sekedar dieman-eman disimpan dan ditumpuk dalam lemari saja.

Piring-piring tersebut bisa sebagai penghias dinding sama seperti halnya lukisan atau foto. Bahkan piring kuno yang antik kalau digantungin pada dinding kadang terlihat lebih unik & artistik dibanding lukisan atau foto🙂

Ceritanya gini, kemarin kebetulan saya dimintain tolong oleh seorang teman yang mau menikah untuk mengkreatifi tampilan uang mas kawinnya agar bisa terlihat menarik jika dipajang.

Idenya sih sudah ketemu, yaitu saya tempelin aja uang logamnya dipiring lalu saya masukin dalam sebuah bingkai kotak, sedangkan uang kertasnya bisa dijejerin dibawah piring. Tapi berhubung belum sempat beli bahan-bahan untuk bikin kotak bingkainya, iseng-iseng saya bikinin gantungan aja dulu agar bisa digantung didinding daripada ditaruh begitu saja kayak berantakan:mrgreen:

Toh, kalo mau dimasukin kedalam bingkai pun harus dipasang beginian juga agar ga berubah posisinya didalam kotak bingkai😀

piring hias buat mas kawin

Dan berikut caranya agar piring hias kita bisa nempel (digantung) pada dinding, gampang banget kok! Bahkan bisa dikerjakan diatas kasur😛
Cekibrott bro & sis….:mrgreen:

1. Pertama-tama, siapkan kawat secukupnya (kurang lebih 2x lingkaran piring) dan sebuah alat tang.

(lihat gambar dibawah).

.

 2. Bentuk sebuah lingkaran dari kawat tersebut, lingkarannya lebih kecil dari lingkaran luar piring tentunya, ujung kawat disambung dgn cara dililitkan dan pastikan tidak bergerak kalau ditarik😀
(lihat gambar dibawah ini).

piring hias

.

3. Lalu buatlah pengait seperti gambar dibawah ini.
Jumlahnya terserah, semakin banyak pengait semakin bagus dan semakin mencengkeram piring, sedangkan panjang kawat disesuaikan dengan lebar piring hias karena kawat ini fungsinya untuk mengait tepian piring hias dengan lingkaran kawat yang udah kita bikin tadi.

kawat penahan tepian piring hias.

4. Pasang pengaitnya pada kawat yang melingkar, seperti gambar dibawah ini:
kawat penahankawat pengait udah jadi.

5. Pasang kawat yang udah jadi tersebut ke piring hias kita.
(lihat gambar dibawah).
kawat terpasang pada piring hiasPada tahap ini kita akan sedikit mengalami kesulitan ketika memasang pengait terakhir pada tepian piring, untuk itu kalo perlu longgarkan sedikit lengkungan pengait, setelah terpasang barulah dilengkungin lagi dengan alat tang agar bisa menjepit tepian piring dengan pas (tidak longgar). Lakukan dengan hati-hati…

.

6. Setelah terpasang pada piring, selanjutnya buatlah pengait untuk gantungan seperti pada gambar dibawah ini :

pengait pada paku.

7. Lalu pasang kawat tersebut seperti pada gambar dibawah ini :

pengait pada dinding

.

8. Terakhir, cek lagi kekencangan kawat, pengait tepian piring seharusnya ga geser agar tetap mengait pada posisinya, jika bisa geser berarti perlu dikencangin lagi karena kalo bisa bergeser resikonya bisa-bisa piringnya lepas dari cengkeraman kawat.
Kalu udah kencang (pengaitnya ga bisa geser), maka selesai deh……

selesai deh masang kawat piring hiasnya

.

Dan piring hias kita pun siap digantung pada dinding😀

piring hias siap digantung dimanapun sesuka hati

piring hias

Bagaimana?? Gampang kan bro & sis??

Semoga berguna🙂😉

2 responses

  1. wah kreatif mas broo

    5 Februari 2012 pukul 10:23 AM

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s